^ Optimistic ^
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Hai anak-anakku, pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”(Q.S Yusuf: 87)
Dalam hidup pasti ada masalah yang akan kita hadapi.Dan Setiap orang mempunyai masa-masa sulit yang harus disikapi dengan tetap optimis karena hal tersebut sangat penting untuk meraih mimpi besar dalam hidupmu.
Ada beberapa tips agar kamu tetap optimis dalam hidup yang pertamax adalah :
1. Selalu bersyukur, Apapun yang terjadi
Bersyukur adalah suatu hal yang sangat penting yang wajib dilakukan setiap hari, disaat kamu bangun tidur ucapkanlah syukur karena kamu masih dapat merasai hembusan bayu pagi. Kadang seseorang lebih mudah untuk menemukan 1000 alasan untuk mengeluh, daripada alasan untuk merasa bersyukur di masa yang sulit.
Jika kamu masih merasa sulit untuk bersyukur, lihatlah sekitarmu, masih banyak orang yang sayang dan mencintaimu, dan berilah sedikit hiburan kepada diri seperti nonton TV, atau berfikirlah masih banyak orang yang kondisinya lebih memprihatinkan dari dirimu.
Inti dari point pertamax adalah TERSENYUMLAH KARENA KAMU TIDAK SENDIRI ^_^
2. Jangan Mengeluh, focus terhadap masa depan dan Ingat Memori Terindah masa lalu
Sahabat, Masa sekarang akan menjadi masa lampau satu detik dari sekarang, dan masa depan akan menjadi masa lampau satu detik sesudahnya. Apakah kamu ingin membuat memori positif yang lain dengan melakukan hal yang positif atau hari-hari yang suram dengan terus mengeluh? Terserah kamu,
3. Percayalah manusia itu cenderung lebih kreatif saat dalam tekanan
Ada 2 cara seseorang mengatasi rasa putus asa, ketika seseorang itu berada dalam tekanan mereka akan berusaha mencari cara untuk lebih kreatif. Terkadang mereka melakukan cara yang positif atau negatif. Pertama, cara positif adalah cara untuk mencapai kebahagiaan jangka panjang. sedangkan cara negatif adalah cara untuk mencapai kebahagiaan jangka pendek. Hindari cara-cara yang negatif, karena itu sama dengan menggali kuburmu sendiri.
Inget ga lagu “Jangan menyerah” dari D’Massiv, yang bagian lirik ini: ” tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik (yakin bahwa) Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran dan kuasa-Nya, bagi hamba-Nya yang sabar dan tak kenal putus asa”.
Intinya, semakin optimis dirimu, semakin kreatif juga dirimu nantinya. Dengan kata lain, kamu dapat menemukan ide-ide bagus saat kamu berada dalam masalah. Optimislah!
4. Baca cerita-cerita tentang orang-orang yang melalui masa sulit dan menjadi orang sukses
Baca cerita mereka dan pelajarilah apa yang mereka lakukan untuk mengatasi masalah. Kamu akan mendapatkan banyak wawasan dari situ. Tetapi, jangan cuma bersemangat sebentar setelah kamu membaca. Latihlah itu di hidupmu dan kamu akan memiliki hidup yang jauh lebih baik.
5. Tetap Cool, Jangan Panik
Seorang yang panik cenderung membuat segalanya semakin buruk. Rebahkan badanmu, tutup matamu dan ambil napas dalam-dalam. Dengan melakukan ini, tubuhmu akan menurunkan kadar hormon stress, kortisol dan adrenalin. Kamu akan merasa tenang.
Jika kamu seorang muslim, lungkan sedikit masa untuk solat sunah, cukup 2 rakaat dan berdzikirlah lalu bacalah ayat-ayat cinta dan hikmah dalam kitabnya
6. Lakukan hal-hal yang kamu sukai
Tentu saja kamu memiliki hobi atau sesuatu yang kamu senang lakukan. Aku menyarankan kamu melakukannya! Itu akan sangat menolongmu untuk membuat pikiranmu rileks. Jangan biarkan masalahmu menindasmu.
7. Tetap berdoa
Manusia memiliki batas. Jika kamu merasa kamu tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Hal terbaik yang perlu dilakukan adalah berdoa. Berharaplah Tuhan akan membukakan jalan karena kamu sudah berusaha sekuat tenaga.
Sahabat…
Tetaplah selalu OPTIMIS, tapi jangan kamu lupa untuk terus BERUSAHA jangan patah semangat, sembari di ikuti dengan doa kepada ALLAH
Karena sesusah2nya kita, dibelahan bumi lainnya pasti ada yg lebih susah di bandingkan kita jika mereka tidak gampang menyerah dalam hidupnya…
kitapun harus belajar untuk tidak mudah menyerah…
Berdoa sudah seharusnya dilakukan setiap hari, apapun kondisinya, tidak perlu menunggu saat susah. Berbuat baik dan selalu mohon ampun kepada Tuhan, maka engkau akan ditolong oleh-Nya dari jalan yang tidak pernah kamu duga.
Jika kita sedang merasa sulit, lihatlah ke sekitar kita.Maka akan akan menyadari bahwa anda ‘dikepung’ oleh begitu banyak kebaikan dan peluang yang bisa dimanfaatkan.
Ada pesan dari seseorang, manusia itu adalah medan magnet yang sangat besar, yang mampu menarik hal-hal positif maupun negatif dengan sangat cepat. Maka dari itu sebisa mungkin didalam kondisi sulit ataupun tidak usahakan untuk tidak berpikiran negatif, maupun berkeluh kesah, lebih baik Berfikir positif….
source :Anugerah Terindah
♥ Cinta Anugerah dari Alloh ♥
Semua orang punya rasa cinta. Tapi tidak semua bisa menempatkan secara benar.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) suatu saat ingin menolong seorang suami yang bermasalah dengan isterinya. Suami itu bernama Mughits, seorang budak berkulit hitam milik Bani Al-Mughirah. Sedang isterinya, Barirah, seorang budak milik Bani Hilal. Ketika itu Barirah dimerdekakan oleh majikannya, sementara Mughits belum.
Karena perbedaan status sosial itu, Barirah memilih berpisah dengan suaminya. Namun, perpisahan itu membuat Mughits sangat sedih. Dengan berlinang air mata, ia memohon kerelaan isterinya untuk tetap hidup bersamanya.
Kejadian itu diperhatikan oleh Rasulullah SAW dan berkata kepada pamannya, Abbas Radhiyallahu ‘anhu (RA), “Wahai paman, tidakkah engkau merasa takjub dengan rasa cinta Mughits pada Barirah dan rasa benci Barirah terhadap Mughits?”
Kemudian beliau berkata pada Barirah, ”Seandainya engkau kembali kepada Mughits?”
Barirah bertanya kepada Nabi SAW, “Wahai Rasulullah, apakah engkau memerintahkanku?”
“Tidak,” kata Rasulullah SAW, “Akan tetapi aku hanya ingin menolongnya.”
“Aku tidak membutuhkannya,” jawab Barirah
Cinta, Anugerah Ilahi
Cinta adalah rasa yang terdalam dalam diri manusia. Ia hanya diketahui oleh yang bersangkutan dan Allah SWT yang menggenggam hati manusia. Beragam cara yang dilakukan manusia untuk merebut cinta dari sang pujaan hati. Cinta itu akan sia-sia bila rasa cinta belum dianugerahkan kepada si dia untuk kita miliki.
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan tentram kepadanya. Dan Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. ” (Ar-Rum [30]: 21).
Dari ayat di atas, jelas bahwa Allahlah yang akan menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang antara suami-isteri. Adapun rasa cinta atau sayang antara dua orang yang tidak ada hubungan apa-apa, ia bukanlah cinta yang diridhai Allah SWT. Ia lebih kepada hawa nafsu atau sekadar perasaan yang timbul karena faktor-faktor tertentu. Di antaranya, mungkin seringnya bertemu karena kebetulan satu profesi, satu kantor, teman sekampus dan lain lain. Perlu diketahui bahwa setan tidak akan henti-hentinya menggoda manusia sampai terjerumus kepada dosa.
Tetapi tidak menutup kemungkinan cinta dalam ikatan perkawinan bisa memudar sebagaimana yang terjadi antara Barirah dan Mughits karena beragam sebab. Hanya iman yang kuat yang dapat melanggengkan rasa cinta dalam perkawinan, karena cintanya dilandasi cinta karena Allah SWT.
Namun, dari ayat di atas ini pula orang-orang yang membenci Islam mengartikan kalimat “…Dia menciptakan pasanganmu dari jenismu sendiri …” sebagai pembolehan mencintai dan menikah dengan sesama jenis. Laki-laki menikah dengan laki-laki, perempuan menikah dengan perempuan.
Padahal, arti sebenarnya dari kalimat ini adalah manusia akan menikah dengan manusia, bukan dengan jenis binatang atau bangsa jin.
Tidak ada yang ditimpa bencana dengan penyakit ini sebagaimana di lakukan umat semasa Nabi Luth Alaihisalam, kecuali orang yang dijauhkan dari pandangan Allah SWT, hingga ia terusir dari pintu-Nya dan jauh hatinya dari Allah SWT.
“Dan (Kami telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: ‘Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?” Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan syahwatmu (kepada mereka), bukan kepada perempuan, kamu benar benar kaum yang melampaui batas.” (Al-A’raf [7]: 80-81).
Cinta Kasih Suami-Isteri
Rasa cinta yang tumbuh di antara suami- isteri merupakan cinta yang sifatnya fitrah. Tidaklah tercela orang yang senantiasa memiliki rasa cinta asmara kepada pasangan hidupnya yang sah. Bahkan hal itu merupakan kesempurnaan yang semestinya disyukuri. Rasulullah SAW sebagai manusia yang paling mulia dan sosok yang paling sempurna, dianugrahi rasa cinta kepada para isterinya. Ketika beliau ditanya oleh sahabatnya yang mulia, ‘Amr ibnul ‘Ash, “Siapakah manusia yang paling engkau cintai?” Beliau menjawab, ”Aisyah.” Aku (’Amr ibnul ‘Ash) berkata, “Dari kalangan lelaki?”
“Ayahnya (Abu Bakar)!”
Rasulullah SAW juga membela dan memuji Khadijah bintu Khuwailid Radhiyallahu ‘anha (RA) ketika ‘Aisyah RA cemburu kepadanya: “Sesungguhnya aku diberi rezeki yaitu mencintainya?”
Perasaan cinta kepada pasangan hidup kita, kadang mengalami gejolak sebagaimana pasang surut yang dialami sebuah kehidupan rumah tangga. Tinggal bagaimana kita menjaga tumbuhnya cinta itu agar tidak layu, terlebih mati.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk merawat cinta kasih di antara suami-isteri. Misalnya, dengan menumbuhkan rasa saling mengerti dan memahami sifat dan karakter masing-masing. Tidak ada salahnya bila kita memahami dan mengerti dunia kerja pasangan kita. Hal ini akan menumbuhkan sikap saling mendukung dan menguatkan bila suatu saat pasangan kita mengalami permasalahan.
Memerhatikan hal-hal yang terkesan remeh, itu juga bisa melanggengkan rasa cinta dihati. Contohnya, menjaga penampilan atau mengucapkan kata-kata romantis pada pasangan kita. Rasulullah SAW berkata, ”Ucapan suami kepada isterinya: ‘Aku mencintaimu’, tak akan pernah hilang dari hati isterinya untuk selamanya.”
Al-Hasan bin Jahm telah meriwayatkan dari Ali bin Musa Al-Ridha, ”Aku pernah melihat Abu Hasan berhias. Lantas aku bertanya: ‘Aku menjadikan diriku sebagai tebusan dirimu. Apakah engkau sedang menghias diri?’ Ia menjawab: ‘Ya, sesungguhnya berhias dan berkeinginan agar tetap tampil indah dipandang mata adalah suatu perbuatan yang dapat menambah kelembutan pada perempuan. Demi Allah, perempuan itu tidak mau memelihara diri disebabkan suaminya tidak mau berhias agar tetap sedap dipandang mata. Sebagian akhlak para nabi ialah menjaga kebersihan, memakai wangi-wangian, mencukur rambut dan banyak mencampuri isteri mereka.”
Cinta Sesungguhnya
Cinta yang senantiasa terpelihara mesra dengan pasangan kita adalah anugerah yang terindah. Namun, hendaknya kita bisa menempatkan cinta itu pada tempat yang semestinya. Jangan sampai cinta pada belahan hati melupakan cinta yang seharusnya lebih kita utamakan, yaitu cinta kepada yang mempunyai cinta, Allah SWT. Tidak sedikit manusia yang lalai atau terjerumus karena cinta. Cinta kepada manusia tidak akan berlangsung lama. Maka cinta kepada Allah SWT adalah cinta yang abadi.
“Katakanlah: ‘Jika bapak-bapak kalian, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian usahakan, perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya, rumah-rumah tempat tinggal yang kalian sukai, adalah lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.’ Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik?” (At-Taubah [9]: 24).
source : Anugerah Terindah
semoga artikel ini bermanfaat buat semuanya yaaaa…
.::> KEPANTASAN Menggapai IMPIAN <::.
PASTIKAN!
MEMANG DI KEHIDUPAN INI TAK ADA YANG PASTI, NAMUN KITA HARUS MEMASTIKAN DAN MEMPERJUANGKAN APA-APA YANG PANTAS KITA RAIH.
Tidak ada sesuatu yang pasti di dunia ini kecuali hukum yang telah ditetapkan Tuhan. Namun, justru dengan ketidakpastian itu, kita bisa memastikan apa saja yang pantas kita raih, sesuai dengan kapasitas, kemampuan, dan peran kita masing-masing.
Sebab, keberanian kita untuk memastikan apa-apa yang pantas kita raih adalah kunci sukses utama mencapai segala IMPIAN. Seorang atlet harus berani memastikan target sebagai juara. Seorang pelajar harus berani memastikan untuk mencapai prestasi luar biasa. Seorang usahawan harus berani memastikan mencapai hasil yang ingin diraihnya.
Sehingga, dengan memastikan apa-apa yang pantas kita raih, kita akan terpacu untuk maju terus dan berjuang mewujudkannya. Sebab, semua hanya akan jadi nyata jika kita mau membayar “Harga” dengan perjuangan mati-matian.
Mari, pastikan target yang besar dan menantang yang pantas kita raih. Perkuat dengan terus berjuang, bergerak, berusaha. Hingga kita bias membuktikan, bahwa kita memang pantas menggapai apa pun yang kita IMPIKAN!.
by. Andrie Wongso.
source : Luar Biasa
PS : “Memang Butuh Perjuangan untuk mendapatkan Hasil yang Terbaik.”
^my quote^















