Tersenyumlah, Wahai Hati Yang Remuk

 

Tersenyumlah, Hati yang Remuk..

Teruntuk insan yang hatinya sedang diremukkan

Sapu air matamu yang mengalir deras

Redam bara emosi yang bergejolak memanas

Engkau tercipta bukan untuk menangisi zaman.

Ataupun menyesali duka lara

Usah tenggelam dalam kubangan nestapa

Jika cintamu mengalami kegagalan

Jika ta’arufmu kandas di jalan.

Tersenyumlah…

Awan hitam selalu menyimpan pelangi

Begitupun Sang Penggenggam nyawa

Dia selalu punya rahasia dan bijaksana

untuk membuat dewasa makhluk-Nya.

Cinta suci sedang menunggumu

Tetapi engkau harus sabar menantikan

Cinta itu akan menjemputmu

Di masa yang telah Dia rencanakan.

Teruntuk yang hatinya sedang diremukkan

Jangan berikan celah pada syaitan

yang membuat semangatmu terlemahkan

Perihnya duka bukanlah isyarat runtuhnya langit

Ataupun robeknya kulit bumi.

Allah menempa pribadi tangguhmu

Dalam butiran air matamu

Dalam jeritan derita batinmu

Dalam rintihan sesaknya nafasmu.

Teruntuk yang hatinya sedang diremukkan

Pasang surut laut adalah kepastian

Tawa dan tangis adalah kewajaran

Takdir-Nya menjadikan makhluk berpasangan.

Sebuah ketetapan Sang Penguasa

Jika engkau tak dapatkan pasangan di dunia

Bukan berarti Allah memberimu petaka

Tapi Dia sedang menyiapkan makhluk terindah

Yang menantimu di Jannah

Yang kan menemani jiwamu yang resah

Tersenyumlah…

Dalam kesabaran munajad panjangmu

Meski  tajamnya duri mencabik-cabik lukamu

Meski remuk redam menyerang hatimu.

 

Created by. 피기 사랑해 Nieza

 

 

Posted on Maret 17, 2011, in LOVE, Motivation. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • %d blogger menyukai ini: